Puluhan anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) dari Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan, dan Tabalong berkumpul di Gedung Kwartir Cabang Gerakan Pramuka HSS, Jalan Mawar Kandangan, Sabtu (11 Mei).

Acara sosialisasi aplikasi perpanjangan IAR dan KTA ORARI Daring yang diselenggarakan oleh ORARI Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) dan ORARI Lokal HSS serta Dinas Komunikasi dan Informatika setempat berlangsung sukses. Kegiatan yang juga di selangi dengan acara silaturrahmi sesama anggota itu turut dihadiri dan dibuka oleh Wakil Bupati HSS, Syamsuri Arsyad, S.AP.

Menurut H. Akhmad Yani, S.Sos., M.Pd., Ketua Panitia dari ORARI Daerah Kalsel, acara ini diselenggarakan guna memberikan informasi kepada segenap anggota di Kalimantan Selatan, khususnya wilayah “Banua Anam” terkait peluncuran aplikasi perpanjangan IAR oleh SDPPI dan aplikasi ORARI Apps oleh ORARI Pusat.

Masih penuturan beliau, “Peserta yang berhadir pada acara ini berjumlah 75 orang, ditambah para pengurus lokal dan daerah.”

Sementara itu Wakil Bupati turut mengapresiasi sosialisasi ini. Menurutnya meski pekembangan teknologi sudah sangat maju, namun keberadaan dan peran ORARI tetap sangat diperlukan, terutama dalam kondisi darurat bencana sebagai cadangan komunikasi nasional.

“Terlebih selama ini peran ORARI di HSS dinilai sangat banyak dalam mendukung setiap penanggulangan dan penanganan bencana, karenanya diharapkan kerjasama yang baik dan perlu ditingkatkan,” pungkasnya.

Dalam acara ini turut pula dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) / Nota Kesepahaman atas Keterbukaan Informasi Publik antara Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Banjarmasin dengan ORARI Daerah Kalsel.